Jembatan Ampera Keindahan Malam Hari di Kota Palembang

Jembatan Ampera Keindahan Malam Hari di Kota Palembang adalah sebuah jembatan gantung di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, yang menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Singkatan dari Ampera itu sendiri ialah “Amanat Penderitaan Rakyat”. Jembatan ampera pernah direnovasi pada tahun 1981, dengan menghabiskan dana sekitar 850 juta rupiah. Renovasi dilakukan setelah muncul kekhawatiran akan ancaman kerusakan jembatan ampera bisa membuatnya ambruk. Warna jembatan pun sudah mengalami 3 kali perubahan dari awal berdiri berwarna abu-abu terus tahun 1992 di ganti kuning dan terakhir di tahun 2002 menjadi merah sampai sekarang.

Jembatan Ampera Keindahan Malam Hari di Kota Palembang
Jembatan Ampera Keindahan Malam Hari di Kota Palembang. Sumber Kompas Travel

Jembatan Ampera Keindahan Malam Hari di Kota Palembang

Sejarah Jembatan Ampera

Jembatan Ampera dibangun pada bulan April 1962, setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Soekarno. Pada awalnya, panjang jembatan ini 1.177 meter dan lebar 22 meter disebut jembatan Bung Karno. Secara resmi dibuka pada tanggal 30 September 1965 oleh Let. Jendral Ahmad Yani. Namun, setelah kekacauan politik pada tahun 1966, ketika gerakan anti-Soekarno berdegung kuat, jembatan itu berganti nama menjadi Jembatan Ampera. Bagaimanapun warga Palembang lebih suka menyebutnya “Proyek Musi”.

944 ton bagian jembatan ini bisa diangkat ke atas dan ke bawah sekitar 10 meter per menit. Jembatan ini memiliki dua menara yang bisa diangkat sepanjang 63 meter. Jarak antara dua menara adalah 75 meter. Kedua menara tersebut memiliki dua pendulum, dengan berat sekitar 500 ton masing-masing. Bila bagian tengah jembatan diangkat, kapal dengan lebar 60 meter dan lebar maksimum 44,50 meter bisa lewat mengarungi Sungai Musi. Dan ketika bagian tengah jembatan ini tidak diangkat, tinggi kapal yang bisa lewat di bawah jembatan hanya sembilan meter di atas permukaan air. Sayangnya, pada saat ini, jembatan tidak dapat diangkat untuk alasan keamanan.

Keindahan Jembatan Ampera di Waktu Malam Hari

Jembatan Ampera keindahan malam hari di kota Palembang sangatlah menawan. Dihiasi dengan lampu LED dengan berbagai warna yang berganti-ganti. Seakan-akan Jembatan Ampera memiliki seribu warna. Pemandangan ini membuat Anda yang melintasi Jembatan ini ingin berfoto dan mengabadikan momen cantik di jembatan bersejarah ini. Tidak hanya Jembatan Ampera, Sungai Musi yang ada di bawahnya tak kalah menarik. Anda juga bisa memburu keindahan Sunset Jembatan Ampera yang telah dihiasi oleh gemerlap lampunya yang begitu indah.

Di atas sungai musi ada banyak aktifitas masyarakat yang tidak pernah berhenti. Disamping bisa menikmati keindahan lampu malam jembatan ampera, disini juga terdapat pasar terapung, rumah terapung, restoran terapung, hingga pengisian bahan bakar terapung. Suasana yang sangat memanjakan mata dengan gemerlip lampu-lampu malam hari yang begitu indah.

Ada lagi kapal-kapal atau perahu cantik yang menghiasi pinggiran Sungai Musi yang di sebut getek. Getek bisa menghantarkan Anda menikmati hamparan Sungai Musi tentunya dengan biaya yang tidak menguras dompet. Tak kalah menarik, Benteng Kuto Besak yang menghadap ke Sungai Musi juga sangat menarik hati. Benteng yang berdidi kokoh ini adalah bangunan keraton pada abad XVIII yang menjadi pusat Kesultanan Palembang.

Posisi benteng ini persis berada di tepian Sungai Musi. Dari benteng ini, Anda bisa melihat Jembatan Ampera, Sungai Musi, serta pemandangan lainnya yang tidak membuat Anda menyesal jika berkunjung ke tempat ini. Saya sarankan untuk mengunjungi Jembatan Ampera pada malam hari. Pesonanya akan memanjakan mata Anda dan membuat Anda tak ingin beranjak dari tempat ini.

Kuliner

Anda tidak akan menemukan kesulitan untuk menemukan makanan lokal di sini. Tak jauh dari Masjid Agung Palembang, Anda dapat menikmati makanan tradisional Palembang seperti empek-empek panggang dan kerupuk dengan harga mulai dari Rp1.500 sampai Rp22.200 per potong, tergantung di mana Anda makan. Selain itu, ada juga warung menjual es belimbing. Warung Ujuk ini adalah satu-satunya warung yang menjual es belimbing. Di Sungai Musi sekitar Jembatan Ampera juga terdapat restoran terapung di mana Anda bisa makan sambil menikmati keindahan Jembatan Ampera malam hari.

Transportasi Menuju Jembatan Ampera

Jembatan Ampera terletak di Palembang. Anda bisa menuju kota dari bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di jalan Tanjung Api-Api. Bandara ini adalah bandar udara internasional yang dapat diakses dari Malaysia, Singapura, Cina, dan Thailand. Untuk menuju ke Sungai Musi, Anda dapat naik taksi atau mobil sewaan dari bandara. Jarak antara bandara dan pusat kota sekitar 6 km. Di pusat kota, ada sembilan angkutan umum dan tujuh bus kota dari berbagai tujuan yang dapat membawa Anda ke Ampera. Anda hanya perlu membayar Rp1, 500 – Rp5, 000 saja.

Informasi Wisata


Lokasi Sungai Musi, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.
Tiket –
Waktu Buka 24 Jam
Fasilitas Obyek Wisata Wisata keindahan jembatan ampera malam hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *